jump to navigation

Bikin Hi-Pass Beam September 9, 2008

Posted by Buddy Dharmawan in Fashion.
trackback

Umumnya sepeda motor ‘laki-laki’ dilengkapi dengan tombol “Hi-Pass Beam”. Seperti pada mobil.. tombol tersebut berfungsi untuk memberi tanda dengan menyalakan lampu jauh dengan singkat, biasanya saat akan menyusul kendaraan di depannya, makanya disebut Hi-Pass Beam.
Ketika saya membeli motor jenis bebek, seperti ada yang kurang rasanya.. kebiasaan menyalakan Hi-Pass Beam saat menyusul atau menyapa teman dari arah berlawanan sulit dilakukan pada motor jenis ini yang memang tidak dilengkapi tombol tersebut.
Umumnya motor jenis bebek hanya dilengkapi tombol untuk memilih posisi lampu HI atau LOW Beam saja. Dan repot sekali untuk melakukan gerakan cepat. Tidak tahan dengan kondisi tersebut… akhirnya bikin sendiri saja deh..

Artikel ini khusus dibuat untuk diaplikasikan pada motor jenis bebek pada umumnya yang bermerek Suzuki.
Hal ini dikarenakan warna pada kabel bawaan pabrik dan skematik diagram setiap merek selalu ditemukan berbeda.
Jadi perlu beberapa modifikasi minor lain jika ingin diaplikasikan pada merek selain Suzuki.
Yang perlu diperhatikan apabila akan diaplikasikan pada merek lain adalah, kabel COMMON pada skema ini berarus positif dimana kabel HI dan LOW Beam berarus negatif, sebaliknya pada merek lain ada yang berarus sebaliknya.

Yang perlu disiapkan adalah:
1. Relay BOSCH 4 kaki dengan tipe : 0 332 019 453
2. Relay BOSCH 5 kaki dengan tipe : 0 332 209 151
3. Saklar Push ON
4. Kabel-kabel

Mengapa perlu dua relay?
Relay 5 kaki ditujukan untuk memutuskan arus listrik LOW BEAM apabila tombol Hi-Pass Beam diaktifkan/ditekan. Tujuannya adalah agar cahaya lampu tidak menjadi redup khususnya pada saat kondisi saklar pemilih HI/LOW BEAM pada posisi LOW (default), sehingga cukup satu filamen saja yang menyala. Jika dua filamen menyala bersamaan, arus listrik menjadi kurang maksimal, sinar akan redup.

Relay 4 kaki ditujukan untuk mengaktifkan lampu Hi-Beam.

Berikut skematik diagram untuk Hi-Pass Beam

Setelah dipasang dengan teliti dan benar, kini pilihlah lokasi pemasangan saklar push-on pada body motor.
Usahakan pemasangan di posisi yang ergonomis. Bisa mencontoh lokasi seperti pada motor ‘laki-laki’ pada umumnya yang ada tombol Hi-Pass Beam. Saya sendiri membuat lubang pada body untuk penempatan saklar tersebut.

Nah.. jika sudah terpasang, semakin nyaman kita berkendara…

Tambahan:
Push on menggunakan Push-On yaitu berupa microswitch yang bentuknya seperti ini (pilih yang bertangkai panjang)

Sumber : Saft7

Comments»

1. wijil - September 9, 2008

pertama….????
bikin ahh….

2. admin - September 9, 2008

Lumayan kan bro
review klo dah bikin ya bro😀

3. otim - September 10, 2008

kalo di Satria FU gimana masang nya ya???
salam

4. admin - September 11, 2008

berarti ya gak bisa dibatoknya bro
harus maen akal2an pake bracket gitu deh..
CMIIW

5. Rudi.WS - September 27, 2008

Koq mirip sama punya Saft7.com ya ..
tapi cool banget .. idenya brilian

6. fu150 - October 7, 2008

@rudi ws : betul sekali
sumbernya juga udah gw sebutin bahwa itu gw kutip dari saft7.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: